Selasa, 15 Juni 2010



Ketika seorang manusia di lahirkan di dunia ini pasti ada maksud dan tujuan dari masing - masing individu, dan kehidupan manusia itu di gambarkan seperti selembar kertas putih yang bersih tanpa apa pun di atasnya, dan saat manusia lahir maka saat itu pula selembar kertas itu mulai di hiyas sesuai dengan kehendak individu tersebut.

Ada sebagian orang yang menghiyas dengan perbuatan yang baik, taat beribadah, berbakti kepada orang tua serta membahagiakan dan membalas semua jasa yang selama ini mereka berikan, kasih sayang yang tulus, ikhlas dan sangat sempurna dari hati seorang ibu dari dalam kandungan hingga saat anda membaca tulisan ini,bahkan ibu memberikan semua itu sampai akhir hayatnya dan ajal pun menjemputnya. Dan tidak akan berhenti sampai di sini saja,di alam sana orang tua yang sangat mencintai anak - anaknya mereka akan selalu membimbing, mendoakan, dan memberikan petunjuk dalam hidup ini.
Selain dari sifat individu yang di atas ada lagi selain sifat itu. Ada yang menggunakan waktu hidupnya dengan sia - sia, maksudnya semua perbuatan yang di lakukan oleh seorang individu itu akan berakhir sia - sia, yaitu orang - orang yang melakukan kebaikan dan juga melakukan perbuatan dosa.
Sebagai contohnya ada seorang kaya raya yang rajin beribadah, rajin beramal, dan dermawan. Akan tetapi di belakang dari semua yang dia lakukan hanya mengharapkan pujian dan ingin merasa di agungkan oleh lingkungannya, dan ketika dimalam harinya dia sering mabuk - mabukan di diskotik.
Perbuatan dari sifar ini sangat merugikan bagi dirinya maupun orang lain. Mungkin dia berfikir kalau dia sudah cukup baik dalam beramal maka dia tidak perlu lagi memikirkan segala perbuatan yang dilakukannya itu, akan tetapi segalanya yang dia lakukan hanyalah sia - sia.